Pemilihan Dosen Terbaik di Multimedia Nusantara Polytechnic dengan Metode Analytical Hierarchy Process (AHP)
DOI:
https://doi.org/10.64425/j6fa3b34Kata Kunci:
Analytical Hierarchy Process, Bobot Prioritas, Dosen Terbaik, Multi Criteria Decision Making, Sistem Pendukung KeputusanAbstrak
Pemilihan dosen terbaik merupakan salah satu bentuk penghargaan institusi atas kontribusi dosen dalam menjalankan Tri Dharma Perguruan Tinggi. Di Multimedia Nusantara Polytechnic (MNP), proses ini masih dilakukan secara manual sehingga cenderung subjektif dan tidak efisien. Penelitian ini bertujuan menentukan dosen terbaik menggunakan metode Analytical Hierarchy Process (AHP) berdasarkan lima kriteria: Penelitian (C1), PKM (C2), EDOM/Pembelajaran (C3), Publikasi (C4), dan HKI (C5). Data diperoleh melalui wawancara dan dokumentasi dari bagian Riset dan Kerjasama MNP. Hasil perhitungan menunjukkan bahwa kriteria Publikasi memiliki bobot prioritas tertinggi sebesar 0,3953 (39,53%), diikuti EDOM 0,2395 (23,95%), Penelitian 0,1730 (17,30%), PKM 0,1194 (11,94%), dan HKI 0,0728 (7,28%). Dari 19 dosen yang dievaluasi, dosen H menempati peringkat pertama dengan nilai akhir 0,1511, disusul dosen I dengan nilai 0,0996 dan dosen L dengan nilai 0,0819. Penerapan metode AHP terbukti mampu menghasilkan perangkingan yang lebih sistematis dan objektif dibandingkan penilaian manual.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 MEDIANTARA: Indonesian Journal of Creative Business and Technology (IJCBT)

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
